Banjir bandang dan longsor yang menerjang enam kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (11/5/2024) terus memakan korban jiwa. Hingga Senin (13/5/2024) pagi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 50 orang. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa data tersebut masih terus berkembang. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban di beberapa lokasi yang terdampak parah.
“Data ini akan berkembang terus. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban di beberapa lokasi yang terdampak parah,” ujar Suharyanto, Senin (13/5/2024).
Selain korban meninggal dunia, banjir bandang di Sumbar juga menyebabkan puluhan orang luka-luka dan ribuan orang mengungsi.
Rincian Korban
Daerah | Jumlah Korban Meninggal |
---|---|
Kota Padang Panjang | 2 |
Kabupaten Agam | 20 |
Kabupaten Tanah Datar | 19 |
Kota Padang | 1 |
Kabupaten Padang Pariaman | 8 |
Total | 50 |
Upaya Penanganan
BNPB telah mengerahkan tim SAR dan bantuan logistik ke lokasi terdampak banjir bandang di Sumbar. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban dan evakuasi warga yang terjebak banjir. Bantuan logistik yang diberikan kepada korban meliputi makanan, selimut, obat-obatan, dan pakaian. BNPB juga telah mendirikan posko pengungsian di beberapa lokasi.
Imbauan
BNPB mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk selalu waspada terhadap potensi terjadinya bencana alam. Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti instruksi dari petugas dan tidak melakukan aktivitas di daerah yang berbahaya.