Home / Gaya Hidup / Kesehatan / Olahraga Lebih dari 2 Jam, Awas Risiko Kerusakan Usus!

Olahraga Lebih dari 2 Jam, Awas Risiko Kerusakan Usus!

SEMUA orang tahu bahwa olahraga bisa menjaga kesehatan tubuh. Maka dari itu banyak orang yang gemar berolahraga agar tubuh selalu fit. Olahraga memang menyehatkan jika dilakukan secara benar.

Akan tetapi tidak jarang orang yang memforsir tenaganya untuk berolahraga secara keras agar cepat mendapatkan hasil. Contoh ketika sedang dalam proses penurunan berat badan, banyak orang yang menginginkan bobot tubuh segera turun sehingga mereka memutuskan untuk menambah waktu olahraganya. Padahal cara itu tidak efektif.

Berolahraga lebih dari 2 jam dapat menyebabkan masalah pada pencernaan terutama usus, seperti yang dilansir dari Grazia Daily. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Alimentary Pharmacology & Therapeutics menemukan bahwa olahraga yang terlalu kuat dapat merusak sel-sel usus. Mereka meneliti para pesepeda dan pelari marathon.

Masalah pencernaan dapat terjadi jika zat beracun menembus dinding lambung dan usus yang cedera lalu masuk ke dalam aliran darah. “Dengan meningkatnya intensitas dan durasi latihan, risiko kerusakan usus dan gangguan fungsi usus juga meningkat,” ujar penulis utama penelitian Dr Ricardo Costa.

Tim ilmuwan olahraga dari Monash University, Australia menemukan sindrom gastrointestinal akibat olahraga saat seseorang berolahraga selama 2 jam atau lebih. Bahkan 96% pelari yang ikut dalam ultra marathon selama 24 jam melaporkan gejala kerusakan usus yang cukup parah.

Untuk menyiasati hal itu, Costa merekomendasikan untuk melakukan penilaian usus secara penuh jika mengalami gangguan usus saat berolahraga. Hal itu diperlukan untuk memastikan penyebab masalahnya dan mengembangkan strategi yang bisa dilakukan. Costa juga mengingatkan orang-orang yang memiliki penyakit radang usus besar agar tidak terlalu banyak berolahraga.

 

Sumber : Okezone

About Trend Indonesia

Trend Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*