Home / Ekonomi / Dunia Usaha / Meraup cuan dari berjualan Ovomaltine impor

Meraup cuan dari berjualan Ovomaltine impor

Saat ini, tren penjualan secara online sedang marak. Lewat belanja online, orang tak perlu repot datang ke toko untuk membeli barang yang diperlukan. Layaknya supermarket, perdagangan di dunia maya ini juga menjual aneka produk, termasuk produk makanan.
Nah, salah satu produk makanan yang sedang ramai dijual secara online adalah Ovomaltine Crunchy Cream. Yakni, sejenis selai cokelat dengan campuran krim crunchy yang dapat dinikmati bersama roti maupun hidangan lainnya.
Ovomaltine masih satu merek dagang dengan susu Ovaltine yang dikembangkan di Berne, Swiss. Nah, di Indonesia, produk Ovomaltine ini didatangkan dari beberapa negara, seperti Singapura, Jerman, dan Belgia.
Karena rasa cokelatnya yang khas dengan sensasi crunch-nya yang renyah membuat Ovomaltine Crunchy Cream kini banyak diincar oleh para peminatnya. Permintaan yang semakin pesat membuat bertambahnya supplier maupun reseller yang membanjiri toko-toko e-commerce, dengan menawarkan harga yang bervariasi.
Bella Jie, salah satu supplier Ovomaltine Crunchy Cream, mengatakan, peluang menjual Ovomaltine sangat besar karena masyarakat Indonesia sangat suka mencicipi makanan-makanan ringan terutama snack impor.
“Ovomaltine itu masih baru bagi masyarakat Indonesia. Jadi saya pikir masyarakat Indonesia pasti suka sekali dengan Ovomaltine dan tertarik membeli,” kata Bella yang sudah menjual Ovomaltine selama setahun ini.
Selain itu, alasan Bella tertarik menjual selai dengan ukuran 40 gram ini, karena toko yang menjual makanan ringan dari luar negeri masih sangat jarang. Dalam sebulan, Bella yang masih mahasiswi ini bisa menjual 200–300 lusin Ovomaltine Crunchy Cream. Produk ini dibanderol Rp 100.000–Rp 145.000 per botol.
Dari penjualan sebanyak itu, ia bisa meraup omzet hingga Rp 500 juta per bulan. Bella mengaku menikmati laba bersih 25% dari omzet. Saat ini, pelanggan Bella tersebar di Bandung, Jogja, Semarang, dan Surabaya. “Para pelanggan saya membeli baik untuk kebutuhan sendiri, usaha seperti kafe, crepes martabak, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Pedagang Ovomaltin lainnya adalah Suwindari. Wanita yang berprofesi sebagai freelancer salah satu event organizer di Jakarta ini baru satu minggu mencoba menjadi reseller. Dalam sepekan ini ia telah menjual sekitar 200 botol Ovomaltine.
Winda, panggilan akrabnya, mencoba peruntungan menjual Ovomaltine Crunchy Cream karena minat masyarakat yang tinggi. “Saya menjual ini karena lagi tren. Dapat stoknya dari supplier di Jakarta,” kata Winda.
Winda menjual Ovamaltine Crunchy Cream seharga Rp 95.000 per botol untuk pembelian grosir. Sedangkan harga eceran Rp 98.000 per botol. Dari harga itu, ia mendapat keuntungan sebesar Rp 5.000 per botol.

Hasil pencarian dari:

About Trend Indonesia

Trend Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*